Bandung.infopajar.com_
Lembaga Aparatur Penegak Hukum( APH ) kepolisian daerah ( POLDA ) Jawa Barat maupun kejaksaan tinggi jawa barat di minta untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak kontraktor yang mengerjakan pekerjaan ruas jalan Cileunyi - simpang parakanmuncang tahun 2024 silam.
Pasal nya ruas jalan yang baru selesai di kerjaan kurang dari dua tahun tersebut sudah banyak mengalami kerusakan kembali.
Bahkan menurut beberapa warga yang menggunakan jalan itu mengatakan.bahwa pekerjaan jalan tersebut terkesan asal asalan.dan ada indikasi tidak sesuai dengan semestinya.
Tidak sedikit pengguna jalan yang mengeluhkan hasil dari pekerjaan jalan tersebut.
Dari data yang di miliki infopajar.com menyebutkan bahwa nilai kontrak dalam anggaran pekerjaan ruas jalan Cileunyi bandung hingga simpang Parakanmuncang Sumedang Jawa Barat ( PARAMON ) tembus di angka kurang lebih Rp.100 Milyar. Maka tak heran kalau pihak yudikatif untuk segera melalukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak kontraktor nya.
Rangga SH.MH selaku aktivis dan penggiat anti korupsi yang juga pernah meminta kepada rekan rekan di yudikatif untuk melalukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap salah satu pembangunan sebuah lapangan sepak bola yang ada di kota Bandung Jawa Barat yang melibatkan mantan petinggi kota Bandung kala itu menjadi tersangka kali ini pun meminta dan mendesak rekan rekan yang ada di POLDA Jawa Barat maupun kejaksaan tinggi jawa barat untuk segera mungkin melalukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak kontraktor yang. Mengerjakan Mega proyek tersebut .
Karena menurut Rangga selaku penggiat anti korupsi dengan adanya dugaan ketidak sesuaian hasil yang di capai pada pekerjaan atau proyek ruas jalan Cileunyi hingga simpang Parakanmuncang yang menelan dana kurang lebih Rp 100 Milyar sudah sepatutnya rekan rekan aparatur penegak hukum baik kejaksaan maupun kepolisian untuk segera mungkin mengambil langkah yang bijak dengan melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak kontraktor atau perusahaan yang mengerjakan jalan tersebut. Jangan sampai uang negara yang bersumber dari rakyat ini menjadi bahan utama bacakan para oknum yang tidak bertanggung jawab.
Rencana nya Rangga jumat ( 27 maret 2026 ) akan berkoordinasi langsung dengan pihak APH baik kejaksaan maupun kepolisian sembari memastikan kapan pihak kontraktor yang di maksud akan di panggil dan di periksa berkaitan dengan mega proyek tersebut.
Saya akan mengawal dengan ketat proses pemeriksaan itu.
Bahkan Rangga pun berencana akan berkoordinasi atau menemui langsung gubernur Jawa Barat untuk mendiskusikan hal ini..
#Bersambung


