APH Di Minta Panggil Dan Periksa SMPN 1 Malangbong Kabupaten Garut

Header Menu


Gadgets Review

Gadgets Review

APH Di Minta Panggil Dan Periksa SMPN 1 Malangbong Kabupaten Garut

INFO PAJAR
Jumat, 03 April 2026



Bandungi.nfopajar.com_

Terkait dengan ada nya dugaan persoalan penggunaan anggaran pemeliharaan sarana  prasarana. Kegiatan kesiswaan dan Ekstrakulikuler  serta lain nya  tahun 2024 dan 2025 yang bersumber  dari  pemerintah pusat melalui APBN  dalam program bantuan Oprasional  sekolah

( BOS  )  yang di duga terjadi   di sekolah Menengah Pertama Negeri ( SMPN  )  1  kecamatan Malangbong Kabupaten garut jawa Barat yang di duga Bermasalah dalam anggaran kegiatan Pemeliharaan sarana  prasarana  dan lain sebagainya. . Aparatur Penegak Hukum  

( APH  ) baik kejaksaan maupun kepolisian di minta untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak sekolah maupun pihak lain nya  yang ada kaitan dengan penggunaan uang negara tersebut. 


Pemanggilan dan pemeriksaan yang  di maksud  hanya bertujuan untuk memastikan dan  mempertanggung jawabkan dimata hukum jikalau  memang ada  indikasi penyalahgunaan uang bantuan Oprasional sekolah ( BOS  ) tersebut nyata dan benar ada nya.


Dugaan Persoalan itu pun terletak pada adanya dugaan ketidak jelasan penggunaan anggaran tersebut untuk apa dan bagaimana mekanisme penggunaan dari uang tersebut  serta ada nya dugaan ketidak sesuaian antara laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran dengan fakta realisasi sesungguhnya atau fakta sebenarnya  dalam kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana,administrasi kegiatan sekolah dan lain sebagai nya Yang jumlah anggaran mencapai ratusan juta rupiah. Semenjak tahun 2024 hingga  tahun 2025


kalimat di atas  di lontarkan oleh Rangga setiawan SH.MH selaku  penggiat anti korupsi saat di mintai tanggapan nya oleh Infopajar.com di halaman MAPOLDA jawa barat .


Menurut Rangga  Sudah sepatutnya rekan rekan Yudikatif bertindak secara cepat dan tepat untuk melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pihak sekolah


yang berkaitan dengan informasi ada nya dugaan penyalahgunaan dan dugaan ketidak jelasan uang BOS  tahun 2024 dan 2025  . Dalam kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana dan pada kegiatan lain nya yang di danai dari anggaran BOS. Atau APBN. 


Pemeriksaan yang di maksud meliputi dari pemeriksaan berkas laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran BOS  dengan  fisik di lapangan.. Dan kalau pun memang di temukan ada nya ketidak sesuaian laporan penggunaan anggaran dengan fakta realisasi di lapangan atau fakta sesungguhnya maka harapan saya status pemeriksaan tersebut nanti bisa  di tingkat kan kejenjang selanjutnya. 


Rencana nya Rangga dalam waktu dekat ini akan berkoordinasi langsung dengan Lembaga  APH  baik itu kejaksaan Negeri kabupaten garut  maupun unit tipikor polres setempat sembari memastikan kapan pihak Sekolah  tersebut akan di panggil dan dilakukan nya pemeriksaan yang berkaitan dengan semua  realisasi dana BOS di tahun 2024 dan 2025.


Menurut Rangga dari informasi yang di teriman menyebutkan.bahwa tidak sedikit baik itu dewan guru. guru tata usaha maupun masyarakat yang menjadi orang tua siswa di sekolah yang tidak mengetahui untiuk apa dan bagaimana mekanisme penggunaan anggaran BOS itu di laksanakan oleh pihak sekolah. 

Terlebih lagi pihak sekolah di duga tidak memasang nya sebuah benner atau papan informasi penggunaan anggaran BOS yang mana pemasangan Benner atau papan informasi itu kan tertuang dalam juklak dan juknis BOS. 


sampai berita ini di turun kan pihak  sekolah  belum memberikan tanggapan klarifikasi nya.


Di  hubungi  beberapa kali oleh infopajar.com melalui sambungan telpon nya untuk di wawancara  Jajang AA Rahmat yang merupakan kepala sekolah SMPN 1 Malangbong Garut pada tahun 2024-2025   yang saat ini sudah di pindah tugaskan tidak memberikan respon terkesan mengabaikan. 


sampai berita ini di turun kan infopajar.com terus berupaya berkoordinasi dengan pihak aparatur penegak hukum demi tercipta nya penegakan hukum yang berlaku dalam dugaan permasalahan dana BOS di SMPN 1 Malangbong   kabupaten garut jawa barat. 


Dan sampai berita ini di turun kan pun infopajar.com terus menunggu jawaban konfirmasi yang jelas dari pihak sekolah yang bersangkutan dan jawaban konfirmasi dari kepala dinas pendidikan kabupaten Garut Jawa Barat. 


#Bersambung