Pidato di ILC Ke-114 Jenewa, Presiden KSBSI Soroti CAS 23 Kasus Negara Bermasalah dalam Ketenagakerjaan

Header Menu


Gadgets Review

Gadgets Review

Pidato di ILC Ke-114 Jenewa, Presiden KSBSI Soroti CAS 23 Kasus Negara Bermasalah dalam Ketenagakerjaan

INFO PAJAR
Selasa, 09 Juni 2026



Jakarta.INFOPAJAR.COM_

Dalam pidatonya, Elly menyoroti tentang isu Komite Penerapan Standar (Committee on the Application of Standards/CAS) yang membahas 23 kasus negara yang dianggap memiliki persoalan serius dalam penerapan standar ketenagakerjaan internasional ILO


JENEWA, SWISS - Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Elly Rosita Silaban berkesempatan menyampaikan pidatonya di gelaran International Labour Conference (ILC 2026) yang ke-114 di Jenewa, Swiss pada hari ke-9, Senin (8/6/2026).


"Pada hari ke 9 di Geneva untuk sidang ILO 114, saya menyampaikan pada Sidang ke-114 International Labour Conference 2026,"  kata Elly dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2026). 


Dalam pidatonya, Elly menyoroti tentang isu Komite Penerapan Standar (Committee on the Application of Standards/CAS) yang membahas 23 kasus negara yang dianggap memiliki persoalan serius dalam penerapan standar ketenagakerjaan internasional ILO, diantaranya, Kebebasan berserikat (Convention 87), Hak berunding bersama (Convention 98), Kerja paksa (Convention 29 dan 105), Pekerja anak (Convention 138 dan 182), Diskriminasi dan kesetaraan upah (Convention 100 dan 111). 


Selain itu, Ia juga menegaskan dukungan solidaritas untuk pekerja Filipina dan seluruh pekerja di dunia dalam hak berunding.

"Mewakili pekerja Indonesia di ILO, saya menegaskan bahwa hak berserikat harus diikuti dengan hak untuk berunding bersama secara nyata dan efektif." jelas Elly.


Ia mengupas, Konvensi 98 bukan hanya tentang keberadaan serikat pekerja, tetapi juga tentang memastikan pekerja dapat memperjuangkan kepentingannya melalui perundingan kolektif yang bebas dan bermakna.


Seperti diketahui, Sidang ILC yang ke 114 ini dihadiri perwakilan unsur Pemerintah, Pengusaha, dan Pekerja dari 187 Negara Anggota ILO. Mereka berkumpul di Konferensi Perburuhan Internasional untuk membahas isu-isu dunia kerja seperti pekerjaan layak dalam ekonomi platform, agenda transformatif untuk kesetaraan gender di tempat kerja, serta dialog sosial dan tripartisme.


Delegasi ILC ke-114 dari KSBSI yang hadir dalam konferensi, diantaranya, Presiden KSBSI, Elly Rosita Silaban, Deputi Bidang Konsolidasi KSBSI Martua Raja Siregar, MPO KSBSI Rekson Silaban, Ketua Umum FKUI Marihot Nainggolan, Ketua Umum FSB KAMIPARHO  Supardi, dan Koordinator Regional ACVi Asia Maria Emeninta. (RED.