Tasikmalaya, infopajar.com
Dana Pemeliharaan Sarana dan Prasarana (Sar-Pras) tahun 2024 dan 2025 yang bersumber dari Bantuan Oprasional sekolah (BOS) di sekolah menengah Pertama Negeri ( SMPN) 1 kecamatan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya jawa barat di duga Bermasalah. Yang mana dugaan tersebut ketika benar terjadi maka akan berujung pada adanya dugaan tindak pidana korupsi baik yang di duga di lakukan oleh pihak sekolah maupun pihak lain nya yang ada kaitan nya dengan penggunaan uang negara tersebut.
Menurut keterangan dari nara sumber yang dapat di percaya dan meminta nama nya untuk tidak di publikasikan dalam pemberitaan ini mengatakan ,dugaan permasalahan dalam anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana yang bersumber dari APBN melalui Bantuan Oprasional sekolah ( BOS ) tahun 2024 dan 2025 itu terlerak pada adanya dugaan ketidak sesuaian laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran dengan fakta realisasi sesungguhnya atau fakta sebenarnya .contoh nya dalam laporan pertanggung jawaban penggunaan anggaran di laporkan untuk pembelian A namun fakta sebenarnya di gunakan untuk pembelian B.hal ini kan sudah jelas Bermasalah.
Menurut nara sumber pun pihak SMPN 1 Manonjaya kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat terkesan kurang transparan dalam menggunakan dana BOS, baik kurang transparan terhadap para dewan guru,maupun masyarakat yang menjadi wali Murid di sekolah tersebut.
Bahkan menurut Nara sumber pihak sekolah tidak melakukan pemasangan Benner atau papan informasi penggunaan anggaran BOS yang sesuai dengan prosedur dalam juklak maupun juknis BOS.
Yang mana pemasangan papan informasi atau benner itu merupakan bentuk ketranspranan pihak sekolah dalam mengelola keuangan negara yang ada di SMPN 1 Manonjaya kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.
Berikut infopajar.com sajikan kutipan data penggunaan anggaran BOS tahun 2024 dan 2025 yang di antaranya DIDUGA BERMASALAH.
Tahun 2024
Tahap pertama
-penerima peserta didik baru
Rp 12 820 500
-pengembangan perpustakaan
Rp 117 730 600
-kegiatan pembelajaran dan Ekstrakulikuler
Rp 33 093 250
-kegiatan Evaluasi pembelajaran
Rp 73 907 000
-administrasi kegiatan sekolah
Rp 63 940 300
-pengembangan profesi guru tenaga kependidikan Rp 14 582 500
-langganan Daya
Rp 29 811 050
-Pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 69 602 300
-penyedian alat multimedia pembelajaran
Rp 27 516 900
Tahap kedua
-penerimaan peserta didik baru
Rp 14 600 500
-kegiatan pembelajaran dan Ekstrakulikuler
Rp 108 290 800
-Evaluasi pembelajaran
Rp 78 346 700
-administrasi kegiatan sekolah
Rp 115 602 700
-langganan Daya
Rp 31 424 500
-Pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 65 939 000
-penyedian alat multimedia pembelajaran
Rp 22 317 600
Tahun 2025
Tahap pertama
-penerima peserta didik baru
Rp 11 548 500
-pengembangan perpustakaan
Rp 110 462 700
-kegiatan pembelajaran dan Ekstrakulikuler
Rp 83 720 100
-kegiatan Evaluasi pembelajaran
Rp 62 940 500
-administrasi kegiatan sekolah
Rp 74 774 050
-pengembangan profesi guru
Rp 15 021 500
-langganan Daya
Rp 29 801 050
-pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 77 526 300
Tahap kedua
-penerima peserta didik baru
Rp 21 647 500
-pengembangan perpustakaan
Rp 14 421 600
-kegiatan pembelajaran dan Ekstrakulikuler
Rp 136 000 500
-kegiatan Asismen evaluasi pembelajaran
Rp 55 258 100
-administrasi kegiatan sekolah
Rp 106 085 750
-pengembangan profesi guru tenaga kependidikan Rp 21 031 950
-langganan Daya
Rp 32 027 600
-Pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 59 823 300
Saat infopajar.com ingin meminta tanggapan konfirmasi kepada Asep Nurulloh selaku kepala sekolah SMPN 1 Kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat dan Aris selaku bendahara BOS yang bersangkutan tidak berada di ruang kerjanya.
Sampai berita ini di turun kan infopajar.com terus menunggu jawaban konfirmasi dari pihak SMPN 1 kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat dan tanggapan konfirmasi dari pihak aparatur penegak Hukun (APH) demi tercipta nya penegakan hukum yang berlaku dalam dugaan permasalahan dana BOS tahun 2024 dan 2025 di SMPN 1 Kecamatan Manonjaya kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat.
#Bersambung

